Praktis! Simak Langkah Mudah Mengajukan KPR Online

23 January 2024 15:06 By Reyza

loan market artikel image

Rumah menjadi salah satu investasi jangka panjang dan bentuk kepemilikan aset yang bernilai. Dengan membeli rumah, seseorang dapat memiliki properti yang dapat meningkat nilainya seiring waktu. Kepemilikan rumah pribadi akan membebaskan seseorang dari biaya sewa yang mungkin akan menjadi beban finansial di masa yang akan datang. Oleh karena itu, rumah seringkali dianggap sebagai pencapaian penting dan tolak ukur keberhasilan finansial.

Sudah menjamur lembaga keuangan yang menawarkan kemudahan untuk memiliki rumah impian, salah satunya adalah dengan sistem peminjaman Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Tujuan utama KPR adalah menyediakan dana pinjaman kepada nasabah khusus untuk keperluan membeli rumah. Tentu banyak masyarakat yang terbantu karena tidak semua orang mampu melakukan pembayaran secara kontan. Selain itu, jangka waktu pelunasan KPR biasanya cukup panjang antara 5 hingga 30 tahun juga menjadi pilihan yang tepat.

Perkembangan teknologi semakin membantu banyak orang untuk mewujudkan impiannya memiliki rumah pribadi. Muncul berbagai aplikasi dan layanan online yang memudahkan akses pengajuan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) yang bisa dilakukan melalui perangkat pintar tanpa harus datang ke kantor. Berikut ini adalah penjelasan lebih lengkap mengenai pengajuan KPR online.

  1. Memahami Apa Itu KPR

Lakukan riset terlebih dahulu untuk memahami jenis KPR yang sesuai dengan kebutuhan Anda, pertimbangkan suku bunga, jangka waktu, dan syarat yang diperlukan. Untuk mempermudah proses pengajuan lebih baik untuk mempersiapkan dokumen lebih awal seperti identitas diri, slip gaji, rekening bank, dan dokumen pendukung lainnya. Untuk memahami KPR lebih dalam, Anda dapat mengunjungi website kami di www.loanmarket.co.id

  1. Pilih Bank atau Lembaga Keuangan yang Sesuai

Bukan hanya bank, lembaga keuangan lain seperti koperasi, perusahaan multifinance, dan fintech juga menawarkan pinjaman KPR dengan bunga yang bervariatif. Pastikan memilih bank atau lembaga keuangan yang menawarkan kondisi KPR yang sesuai dengan keinginan dan kemampuan finansial Anda.

  1. Ajukan KPR Hanya Melalui Situs Resmi

Akses situs web resmi bank atau lembaga keuangan yang Anda pilih. Pastikan bahwa situs web tersebut resmi yang disediakan oleh lembaga keuangan terkait. Pada laman web biasanya akan terdapat pilihan produk KPR yang ditawarkan. Situs web resmi pasti  akan menyediakan informasi lengkap mengenai produk KPR, manfaat, dan persyaratan yang diperlukan.

  1. Manfaatkan Simulasi KPR

Anda dapat mengetahui jumlah angsuran yang harus dibayarkan setiap bulan tergantung pada harga rumah yang diinginkan. Anda dapat mengatur keuangan lebih bijak karena sudah mendapatkan gambaran mengenai tenor pelunasan sehingga risiko gagal bayar dapat dihindari.

  1. Isi Formulir Aplikasi Online

Jika Anda sudah memahami langkah sebelumnya maka ini Anda diwajibkan untuk mengisi formulir dengan lengkap. Pastikan Anda mengisinya dengan benar dan jujur. 

  1. Unggah Dokumen yang Dibutuhkan

Pastikan dokumen-dokumen yang diunggah memiliki kualitas yang baik dan sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan. Beberapa dokumen yang diperlukan untuk mengajukan KPR seperti:

  • Pas foto
  • Salinan KTP dari pemohon.
  • Salinan kartu keluarga (KK).
  • Salinan surat nikah atau cerai.
  • Salinan NPWP pribadi.
  • Surat keterangan penghasilan atau slip gaji asli, minimal 1 bulan terakhir.
  • Salinan rekening koran minimall 3 bulan terakhir
  • Surat rekomendasi dari perusahaan bagi karyawan.
  • Akta pisah harta yang telah dilegalisasi oleh notaris.
  1. Tunggu Proses Persetujuan

Setelah mengisi semua identitas yang diperlukan maka Anda harus menunggu pihak bank atau lembaga keuangan terkait menghubungi Anda secara personal. Proses ini mungkin akan memakan waktu lebih lama karena pihak peminjam harus mengevaluasi mengevaluasi informasi yang Anda berikan dan melakukan verifikasi untuk menjamin keabsahan dokumen.

  1. Penandatanganan Akta Kredit

Persiapkan diri untuk menghadapi proses wawancara dengan pihak peminjam, jangan sampai ada perbedaan informasi dengan pengajuan yang dilakukan. Berhasil! Setelah melewati rangkaian proses di atas, langkah terakhir adalah melakukan penandatanganan akta kredit. Dokumen ini berisi perjanjian antara pemberi pinjaman dan penerima pinjaman. Perlu diketahui bahwa tidak semua pengajuan diterima, jadi pastikan Anda sudah memenuhi beberapa persyaratan di bawah ini.

  1. Warga Negara Indonesia (WNI) dan bertempat tinggal di Indonesia.
  2. Minimal berusia 21 tahun atau telah menikah.
  3. Masa kerja atau usaha minimal 1 tahun. Untuk karyawan, usia maksimum adalah 55 tahun saat cicilan lunas. Sedangkan untuk wiraswasta, usia maksimum adalah 65 tahun saat cicilan lunas.
  4. Belum memiliki rumah pribadi sebelumnya.
  5. Belum menerima subsidi kepemilikan rumah dari pemerintah sebelumnya.
  6. Penghasilan maksimum Rp4.000.000 untuk rumah tapak dan Rp7.000.000 untuk rumah susun
  7. Memiliki NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
  8. Memiliki PPH (Pajak Penghasilan)
  9. Untuk jenis subsidi, syarat KPR rumah untuk karyawan adalah maksimum usia pemohon pada saat kredit lunas adalah 60 tahun. Lalu, untuk tenaga profesional, usia maksimumnya adalah 65 tahun.

Itulah serangkaian proses yang akan dilalui jika Anda mengajukan KPR secara online. Untuk urutan langkahnya dapat berubah sesuai dengan ketetapan dan sistem yang berlaku di lembaga tertentu. Praktis, kan? Anda tidak perlu meninggalkan rumah atau pekerjaan untuk mengurus pengajuan KPR. Namun, terkadang kendala atau gangguan sistem mungkin akan dialami sebagian orang. Selain itu, informasi terkait jenis KPR yang dipilih terbatas karena Anda tidak bisa mengajukan pertanyaan kepada bank dan hanya mengandalkan situs web.

Ingat untuk selalu menyesuaikan dengan kemampuan Anda. Loan Market sebagai financial aggregator pertama di Indonesia menyediakan jasa konsultasi mengenai pengajuan hingga keperluan terkait berbagai macam jenis kredit dan pinjaman. Loan Market menawarkan jaringan eksklusif dengan berbagai partner baik dari perbankan, multifinance, fintech, dan koperasi untuk memudahkan masyarakat dalam menemukan skema pinjaman yang tepat. Loan market sudah tercatat di OJK sejak 2019 berkomitmen untuk terus menyediakan informasi yang akurat, membandingkan penawaran dari 27 lembaga keuangan terpercaya, menyediakan layanan konsultasi untuk membantu membuat keputusan finansial yang tepat. Cari tahu lebih banyak tentang KPR di www.loanmarket.co.id

 


Artikel dan Berita Lainnya